LOL iphone is a stone with touch screen! :D
via Go Andriod
LOL iphone is a stone with touch screen! :D
via Go Andriod
(Source: quote-tsero, via fayafanyos)
— Raditya Dika dalam Penggalauan (via kuntawiaji)
Kalau tulisan-tulisan saya terkesan terlalu fanatik dengan Android dan menyerang OS yang lain, mungkin tulisan berikut bisa lebih objektif.
guys, udah pada tau semua kan mengenai keberadaan smartphone dengan OS berlambangkan robot hijau imut ini? yeps, dia adalah android,…
Marva, seandainya kau jadi mantan pacarku nanti, kau akan ingat hari-hari ini; kau akan ingat betapa nakalnya aku saat masih jadi pacarmu. Kau akan ingat betapa menyebalkannya aku. Kau akan ingat betapa pemarahnya aku. Kau akan ingat betapa gampang cemburunya aku. Dan, tentu saja, kau akan ingat, betapa aku sangat menyayangi dan mencintaimu.
Marva, seandainya kau jadi mantan pacarku nanti, kau akan kangen hari-hari ini. Kangen saat kita sama-sama membuat janji. Kangen saat kita berjalan berdua. Kangen saat kita bercanda-hingga menangis bersama. Kau akan kangen hari-hari ini, tentu saja, seperti kau selalu kangen padaku setiap hari; Seperti kau selalu bilang padaku bahwa, aku selalu kangen kamu.
Seandainya kau jadi mantan pacarku nanti, tentu saja kau akan ingat tingkahku yang kekanak-kanakkan. Atau kau akan ingat pada nasihat-nasihatku yang selalu terdengar terlalu mengguruimu. Kau akan ingat semuanya. Seingat kau pada kata-kata pertamaku merayumu, pada kata-kata pertamaku menyakitimu, pada kata-kata saat kita ngobrol dulu.
Seandainya kau jadi mantan pacarku nanti, tentu saja kau akan kangen mencubit hidungku; kau akan kangen menungguku mengeluh sakit, atau menungguku membalas cubitanmu. Kau akan kangen mengusutkan rambutku, kau akan kangen menuduhku punya pacar baru, kau akan kangen mengataiku jelek atau nyebelin. Tentu saja kau akan kangen semua itu, aku tahu. Sebaik pengetahuanku bahwa selamanya kau selalu menyayangiku.
Marva, seandainya kau jadi mantan pacarku nanti, pasti kau tak punya pacar lagi. Kau akan katakan bahwa tak ada lelaki lain yang lebih kau cintai selain aku. Kau akan selalu mencintaiku, pada seluruh napasmu. Pada seluruh hidupmu, Aku tahu itu. Tak ada yang lebih kuketahui selain bahwa kau sangat mencintaiku.
Seandainya kau jadi mantan pacarku nanti, tentu saja kau akan kangen menunggu hadiah ulang tahun dariku. Kau akan kangen menunggu sebuah kotak bertuliskan namamu sudah menantimu sepulang kuliah dulu. Kau akan kangen itu. Kau akan kangen tak sabar membuka bungkusnya yang berlapis-lapis, sambil menduga hadiah apa yang kuberikan tahun ini. Ya, kau akan kangen saat-saat seperti itu.
Sayang, seandainya kau menjadi mantan pacarku suatu hari nanti. Tentu kau akan lebih sibuk bermain dengan anak-anakku, mendidik, dan membesarkannya. Seandainya kau jadi mantan pacarku nanti, tentu kau harus menungguku pulang kerja sambil memasak apa pun yang paling enak. Seandainya kau jadi mantan pacarku nanti, tentu kau akan menjadi istriku. Satu-satunya. Yang paling kucintai.
Fahd Djibran dalam Curhat Setan
konsepsi mengenai sifat suatu golongan berdasarkan prasangka yg subjektif dan tidak tepat (KBBI)
sore itu saya bosan sekali dengan skripsi saya, sayapun memutuskan untuk keluar rumah sebentar.
dangan kaos rumahan dan celana 7/8 seadanya saya sampai di stasiun Pasar Minggu. sesampainya di loket sang petugas bertanya kemana tujuan saya. saya melamun sebentar dan berkata “ekonomi bogor..eh„ nggak mas, kota”. dengan muka sedikit kebingungan selembar tiket itu pindah ke tangan saya.
sore itu sangat tidak terencana. saya tidak membawa tas, dompet, atau tanda pengenal lainnya. disaku celana mungkin hanya ada uang ribuan beberapa lembar dan selembar uang pecahan dua puluh ribuan.
tidak seperti biasanya, kereta ekonomi sabtu sore ini cukup sepi, bahkan saya bisa duduk dengan leluasa. saya agak menyesal tidak bawa HP saat itu, banyak momen yang sebenernya sangat bagus untuk diabadikan.
kalau saya tidak lupa bawa HP mungkin saat itu saya akan turun di Manggarai dan memoto beberapa karyawan PT KA yang sedang membersihkan gerbong kereta daerah. atau memoto seorang penjual kue yang berpakaian kebaya brokat dan kain batik.
perjalanan terasa sangat singkat dan saya sampai stasiun kota dan berjalan ke arah musium fatahillah. tidak heran jika disana sangat ramai. biasalah, akhir pekan.
ada beberapa hal yang belum pernah saya coba selama beberapa kali ke kota tua. memancing paku botol dan… meramal garis tangan..
saya merogoh saku.. yah, cukup untuk membayar jasa sang pembaca garis tangan. entah mengapa saat itu rasanya penasaran. oke, dengan sedikit berbasa-basi saya menyapa seorang wanita muda sang pembaca garis tangan dan dia pun mulai mendemonstrasikan keahliannya.
semuanya general, soal kebosanan berkarir saya yang katanya akan membawa saya ke sebuah perusahaan lain yang lebih menantang, mengenai efek pengelolaan keuangan saya yang buruk.
asmara?
ya, ini yang menarik. karena dia hanya mengatakan satu kalimat tanpa pejelasan panjang lebar seperti karir, keuangan dan lainnya.
dimulai dari senyuman dia dan diiringi tawa renyah.
“punya pacar?”
saya mengangguk.
wajahnya berubah seketika.
“tenang saja, ini terakhir, setelah semuanya lewat disitu kamu berhenti.. oke„ segitu saja yang bisa saya baca”
ah… saya melongo sesaat.
apa itu maknanya.
saya tertawa dan berkata “oke mbak, thanks” dan pergi..
setelah membeli 1 botol minuman bersoda saya memutuskan untuk pulang. saya tahu satu hal. kalau saya bosan, ternyata berada dikeramaian bisa membuat saya merasa lebih baik.
yuk mulai masuk bab pembahasan, yak.. progres saya memang sangat lambat.
done! We’re Done!
Warga Jepang tak diragukan lagi tengah menderita. Setelah diguncang gempa dahsyat 9 Skala Richter, tsunami setinggi 10 meter, dan kini mereka harap-harap cemas menunggu redanya krisis nuklir.
Ribuan orang tewas. Jutaan lainnya kini terlunta-lunta. Mereka bertahan hidup tanpa rumah, kekurangan…